Home / Berita / Pemuda Bersatu, Beraksi, Menginspirasi Lewat “Piknik Pemuda” di Lapangan Banteng

Pemuda Bersatu, Beraksi, Menginspirasi Lewat “Piknik Pemuda” di Lapangan Banteng

Dalam semangat memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97, Global Peace Foundation (GPF) Indonesia menggelar kegiatan “Piknik Pemuda” di Lapangan Banteng, Jakarta, dengan mengusung tema “Bersatu, Beraksi, Menginspirasi.”


Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 30 anak muda dari berbagai latar belakang komunitas, kampus, dan organisasi kepemudaan, yang bersama-sama merayakan semangat persatuan dan peran generasi muda dalam membangun Indonesia yang damai dan berkelanjutan.

“Piknik Pemuda” dikemas secara ringan namun bermakna. Melalui games kolaboratif, diskusi reflektif, dan sesi komitmen, para peserta diajak untuk kembali memahami makna Sumpah Pemuda bukan sekadar peringatan sejarah, tetapi nilai hidup yang harus dijaga dan diterapkan dalam keseharian.

Dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, peserta tidak hanya bersantai di taman kota, tetapi juga berdialog tentang peran pemuda dalam menghadirkan perubahan positif di tengah keberagaman. Salah satu peserta, Natalia, mengungkapkan kesannya:

“Dari Piknik Pemuda ini, mengingatkan ku bahwa Sumpah Pemuda bukan hanya sejarah, tapi nilai hidup yang harus dijaga. Makanya di akhir kegiatan kami masing-masing membuat komitmen pada diri sendiri dan mendeklarasikan itu di hadapan semua peserta. Agar kelak kami bisa menjadi pemuda-pemudi yang membawa perubahan baik bagi diri sendiri, sekitar, dan bangsa Indonesia.”

Melalui kegiatan ini, GPF Indonesia berharap agar semangat kolaborasi lintas komunitas dan lintas latar belakang dapat terus tumbuh di kalangan anak muda Indonesia. Khoir selaku Program Manager GPF Indonesia menyampaikan,

“Kami percaya bahwa perdamaian dan kemajuan bangsa hanya dapat terwujud jika para pemuda mampu bersatu dalam perbedaan dan bertindak nyata sesuai nilai-nilai yang diwariskan oleh para pendiri bangsa.”

Sebagai penutup, para peserta menulis komitmen pribadi mereka di selembar kertas dan membacakannya di hadapan seluruh peserta, menjadi simbol harapan baru bagi generasi muda Indonesia untuk terus bersatu, beraksi, dan menginspirasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *